Lintasbelajar.com- Sukabumi
Potensi komoditas kopi di Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, semakin mendapat perhatian sebagai salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat. Desa yang berada di wilayah Kecamatan Sukabumi ini dikenal memiliki kondisi geografis yang ideal untuk budidaya kopi, khususnya jenis arabika.
Hamparan kebun kopi yang terletak di ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut masih terjaga dengan baik dan dikelola langsung oleh para petani lokal. Selain kopi, sektor pertanian lain seperti padi, pisang, dan sayuran juga menjadi penopang ekonomi warga.
Kaur Perencanaan Desa Perbawati, Asep Amir Hamzah, menyampaikan bahwa pemerintah desa saat ini tengah memfokuskan pengembangan pada empat komoditas unggulan sebagai strategi penguatan ekonomi lokal, ujarnya, Senin (1/6/2026) saat di konfirmasi media.
“Potensi pertanian Desa Perbawati sangat besar. Selain itu, kami juga berada di jalur wisata Pondok Halimun. Namun untuk tahap awal, kami fokus mengembangkan kopi, padi, pisang, dan sayuran,” ucapnya.
Menurutnya, kopi menjadi komoditas yang memiliki nilai tambah tinggi serta peluang pasar yang menjanjikan. Produksi kopi di desa tersebut didominasi oleh jenis arabika yang telah dibudidayakan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.
Selain pengembangan kopi, pemerintah desa juga merencanakan inovasi pada sektor padi yang akan dikemas menjadi produk beras unggulan khas desa.
Seluruh potensi tersebut nantinya akan dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi.
Dengan langkah pengembangan yang terarah dan berbasis potensi lokal, Desa Perbawati diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu desa agrikultur unggulan di Kabupaten Sukabumi.

Social Header